Sobat, kalian tau waktu aku kecil dulu aku sering di bilang tomboy. Why? Ya karena aku menyukai semua yang anak laki-laki suka tapi dalam arti yang positive ya contoh salah satunya adalah aku suka rambut pendek, jadi dari kecil rambut aku selalu pendek hingga sekolah guys dan baru-baru ini aja panjang hihihi... Selain itu aku suka manjat pohon guys, jadi di depan rumahku dulu ada pohon sirsak dan bentuk pohonnya bagus guys, jadi pas banget sama aku yang suka banget manjat pohon dan yang pasti pohon itu bakal aku jadiin basecamp tempat aku belajar, buat puisi, nulis, dan tempat ngeimil aku pastinya. Selain itu juga aku suka olahraga ekstrim guys, kalian tau kenapa, ya jadi bapakku itu adalah pemain volleyball yang sangat jago guys bahkan bapakku dan gengnya selalu menang turnamen. Nah, sejak kecil aku sering belajar banyak olahraga bersama bapak tapi aku justru tidak menyukai volley aku justru suka taekwondo, karate, lompat tinggi, lompat jauh, lari jarak pendek, lari jarak pendek, lari marathon dan olahraga penuh ekstrime lainya.
Sejak kecil aku suka olahraga hingga aku sekolah bahkan hingga SMA aku tetap setia pada olahraga kesukaanku, aku tetap setia pada mimpiku, dan aku tetap setia pada prinsip hidupku, dan prinsip itu adalah
"siapapun tak akan bisa mengubah diriku, menjadi oranglain yang seperti mereka inginkan, walaupun harus kehilangan orang yang aku sukai sekalipun, karena aku yakin jika kita benar-benar suka pada seseorang kita akan mendukung apa yang menjadi kesukaannya dan begitupun sebaliknya bukan merubah menjadi orang lain".
Sejak kecil aku punya banyak teman, ada teman sejak kecil hingga SMA selalu bersama tapi tidak untuk kata sahabat, walaupun kita selalu bersama sejak kecil, SD dari pertama masuk hingga lulus kalian bisa bayangkan guys enam tahun sekelas dengan orang yang sama hanya kelas saja yang berpindah. Setiap pulang sekolah aku selalu stay di atas pohon favorite aku guys, aku merasa nyaman di atas sana aku bisa makan sambil memandang langit dan atap perumahan dari atas pohon, setelah itu aku bisa belajar di sana, dan menulis puisi, mengarang cerita dan sangat menyenangkan. Hinga... Suatu hari ada kabar buruk dari salah satu teman sekelasku terdengar, kabar buruk itu adalah teman sekelasku jatuh dari pohon dan keadaannya sangat parah hingga salah satu tangannya patah. Nah, semenjak itu guys aku mendengar umi dan bapak akan berencana menebang pohon kesayanganku, sontak aku tidak setuju dengan ide mereka, tapi sepertinya mereka tetap pada keputusan mereka dan aku ngambek hari itu aku tidak keluar kamar sehari itu tidak makan, dan tidak buat semuanya, aku berharap mereka berubah pikiran, tapi sepertinya tidak. Hingga malam itu umi datang membawakanku makanan dan aku masih tetap tidak mau melihat umi, umi hanya duduk di pinngir tempat tidurku, umi tau aku sedih dan marah, umi tau aku kecewa, dan umi hanya mengelus lembut rambutku.
"umi tau ama akan marah, tapi ini semua demi kebaikan ama, umi sayang sama Ama umi tak ingin lagi merasa menyesal untuk kedua kalinya, cukup sekali umi menyesal karena tidak bisa menjaga Ama, hingga pipi ama harus luka seperti itu, andai Ama tau jika kulit pipi umi bisa menggantikan pipi Ama kembali lagi seperti dulu tanpa ada bekas jahitan itu umi ikhlas, itu alasan kenapa umi tetap ingin menebang pohon itu. Kalo Ama masih marah sama umi gak apa-apa kok tapi jangan marah sama ALLAH ya, tetap harus sholat, jangan marah sama diri Ama sendiri jangan lupa makan."
Setelah itu umi langsung berlalu pergi meninggalkanku bersama semua tanda tanya tentang perkataanya tadi tapi sudahlah lupakan aku lapar, langsung saja aku melahap makanan yang umi bawa tadi karena dari pagi aku belum makan karena ngambek hehe... Dan setelah itu aku ingat kembali pesan umi jangan ngambek sama ALLAH aku berpikir keras mencari arti itu dan kesimpulannya adalah aku tidak boleh lupa sholat, yap langsung saja aku menuju kamar mandi untuk bersiap sholat, kalian tau guys aku selalu mencatat perkataan umi yang menurutku sangat penting dan sampai sekarang aku masih menyimpannya dengan baik seperti tadi guys umiku bilang boleh marah asalkan jangan marah sama ALLAH, dan marah sama diri sendiri, dan itu sudah kucatat dalam kamus gokilku guys yang akan selalu kuingat sampai kapanpun dan jika aku lupa aku tinggal buka kamus gokil deh hehehe...
oke guys see you again...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar